Tips Aman Mengajak Bayi Berenang Di Kolam

Tips Aman Mengajak Bayi Berenang Di Kolam

Tips Aman Mengajak Bayi Berenang Di Kolam -  Banyak manfaat yang bisa kita peroleh dari aktifitas berenang, oleh karena itu aktifitas berenang dianjurkan kepada semua golongan umur tak terkecuali untuk si bayi. Beberapa tahun terakhir ini, beberapa hasil penelitian yang muncul memang menunjukkan sejumlah keuntungan memperkenalkan aktifitas berenang kepada bayi. Di antara sekian banyak penelitian, salah satunya adalah yang dilakukan oleh Norwegian University of Science and Technology (NTNU). 

Penelitian Norwegian University of Science and Technology (NTNU) menyebutkan bahwa bayi yang sering diajak berenang cenderung punya kemampuan keseimbangan dan kemampuan pemahaman yang lebih baik dari pada bayi yang tidak pernah diajak berenang. Perbedan kemampuan itu akan terlihat ketika bayi sudah berusia lima tahun. 

Mengajak si bayi berenang bagus untuk tumbuh kembangnya kelak, selain itu tentunya juga bagus untuk hubungan emosional yang terbentuk antara si anak dan ibu. Namun sungguhpun demikian, ada beberapa hal yang penting untuk anda perhatikan sebelum mengajak si bayi berenang. Nah pada momen kali ini kami akan sajikan beberapa  Tips Aman Mengajak Bayi Berenang Di kolam, apa sajakah itu? simak poinnya di bawah ini : 

1. Perhatikan Kondisi Umum Si Bayi Yang Akan Diajak Berenang 

Bayi di atas usia tiga bulan bisa Anda mulai ajak berenang. Sebab, bila usianya kurang dari dua bulan, sistem imunitas bayi belum sempurna dan masih rawan terkena penyakit dari lingkungan sekitar seperti diare, infeksi telinga, dan saluran pernafasan.  Hal lain yang patut mendapat perhatian orangtua, sebelum usia enam bulan, bayi belum mampu meregulasi suhu tubuhnya sendiri. Jadi, hindari mengajak bayi beraktivitas di kolam yang dingin. Gunakan air hangat bersuhu antara 27-30 derajat Celcius

2. Perhatikan Kadar Klorin Pada Kolam Berenang Bayi

Cermati kadar klorin kolam renang. Di beberapa kolam renang ada papan khusus untuk informasi ini. Namun bila tidak ada tanyakan kepada pengelola kolam renang. Kadar klorin dalam kolam renang sebaiknya tidak terlalu tinggi karena dapat mengiritasi kulit bayi yang sensitif. Idealnya pemakaian klorin agar tidak menjadi polutan menurut American Chemistry Council antara 2,0 sampai 4,0 ppm (parts per million) meski tidak perlu, sampai di bawah 1,0 ppm

3. Berikan Rasa Aman Kepada Bayi 

Bayi memiliki ikatan batin yang sangat kuat dengan orang tua, ketika melakukan aktifitas renang sebaiknya mengajarkan bayi anda berenang dengan menjaga kontak mata dengannya, berikan senyum dan dorongan untuk belajar berenang

Tips Aman Mengajak Bayi Berenang Di Kolam

4. Frekuensi Waktu Berenang Untuk Bayi

Idealnya aktivitas bermain air pada bayi sekitar 20-25 menit per hari dengan frekuensi lima kali dalam seminggu. Atau 15-20 menit per hari dengan frekuensi setiap hari dalam seminggu. Hindari aktivitas di air lebih dari 30 menit karena dapat meningkatkan risiko hipotermia (kedinginan) pada bayi. Namun bermain air juga sebaiknya tidak kurang dari 15 menit. Sebab, waktu yang terlalu pendek tidak memberikan cukup waktu bagi bayi untuk beradaptasi dan memelajari lingkungannya

5. Gunakan Tabir Surya Ketika Mengajak Bayi Berenang Pada Ruangan Outdoor

Khusus untuk bayi yang memiliki masalah dengan kulitnya, sebelum berenang sebaiknya diberikan gel yang dapat membantu mengurangi resiko kesehatan kulit. Untuk dapat memastikan penanganan khusus sebaiknya anda berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter anak, sehingga tidak mengganggu kenyamanan bayi anda setelah berenang


Nah itulah beberapa hal yang wajib anda ketahui dan anda pertimbangkan ketika anda akan mengajak si bayi berenang. Aktifitas berenang anda dan si bayi akan semakin berkualitas jika si ayah juga ikut mendampingi. Demikianlah artikel kami tentang Tips Aman Mengajak Bayi Berenang Di Kolam, semoga bisa memberikan manfaat bagi pembaca yang kami hormati. 


referensi bacaan : famale.kompas.com, bidanku.com, tips bayi.com

Komentar